Saat kamu mendengar kata “Malang,” mungkin yang langsung terbayang adalah hawa sejuk dan wisata alamnya yang indah.
Tapi jangan salah, Malang juga punya destinasi wisata urban yang nggak kalah keren – Kampung Warna-Warni Jodipan!
Terletak di pusat kota dan penuh warna, kampung ini bukan cuma spot foto Instagramable, tapi juga menyimpan kisah inspiratif di balik keindahannya.
Yuk, simak 7 fakta menarik tentang Kampung Warna-Warni Jodipan yang wajib kamu tahu sebelum berkunjung!
1. Transformasi Kampung Kumuh Berkat Tugas Mahasiswa
Siapa sangka, kampung yang dulu dikenal sebagai kawasan kumuh ini bisa berubah total jadi destinasi wisata terkenal.
Semua bermula dari tugas kuliah delapan mahasiswa Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang sedang menjalani mata kuliah Praktikum Event Public Relations.
Mereka membuat program bertajuk Decofresh Warnai Jodipan dengan dukungan dari produsen cat lokal.
Dengan melibatkan warga sekitar dan sponsor, mereka berhasil mengubah Jodipan menjadi kampung yang penuh warna, hidup, dan layak dikunjungi.
Inspirasi mereka berasal dari kampung warna-warni di Rio de Janeiro (Brasil), Burano (Italia), dan kawasan warna-warni lainnya di dunia.
2. Menghabiskan 2 Ton Cat untuk Warna-warni yang Ikonik
Proses pengecatan rumah-rumah warga di Jodipan bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan sekitar 2 ton cat dari berbagai jenis warna untuk menyulap kampung ini.
Semua sisi rumah dicat: mulai dari dinding, atap, pagar, tangga, hingga jalanan kecil yang menghubungkan rumah-rumah.
Kampung yang tadinya tampak kusam kini memancarkan keceriaan dan daya tarik visual yang luar biasa. Tak heran, banyak pengunjung betah berlama-lama untuk berfoto di tiap sudutnya.
3. Diresmikan sebagai Kampung Wisata oleh Pemerintah Kota
Kesuksesan inisiatif mahasiswa dan antusiasme masyarakat membuat Pemkot Malang akhirnya meresmikan Kampung Jodipan sebagai destinasi wisata pada 4 September 2016. Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Malang saat itu, H. Mochamad Anton.
Kini, Kampung Warna-Warni Jodipan menjadi ikon wisata kota Malang dan masuk dalam daftar kunjungan wajib wisatawan lokal hingga mancanegara.
4. Lokasi Strategis, Dekat Stasiun dan Alun-alun

Berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda No. 9, RT 9/RW 2, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, kampung ini sangat mudah dijangkau. Jaraknya hanya sekitar:
- 3 menit dari Alun-alun Kota Malang
- 10 menit jalan kaki dari Stasiun Malang Kota Baru
Buat kamu yang datang dari luar kota, naik kereta ke Malang adalah pilihan paling praktis untuk langsung mampir ke sini!
5. Harga Tiket Masuk yang Ramah Kantong
Jangan khawatir soal biaya. Tiket masuk ke Kampung Warna-Warni Jodipan sangat terjangkau:
- Rp10.000 per orang untuk masuk ke kampung
- Tambahan Rp5.000 – Rp10.000 jika ingin menyeberang ke Kampung Tridi lewat Jembatan Kaca Ngalam
Dengan harga segitu, kamu udah bisa puas foto-foto, menikmati suasana, dan melihat langsung kreativitas warga dalam membangun kampung wisata.
6. Fasilitas Wisata Lengkap dan Nyaman
Meski berada di area pemukiman, Kampung Jodipan menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk pengunjung, seperti:
- Toilet umum
- Mushola
- Tempat parkir (motor & mobil)
- Warung makan & minuman
- Area duduk bersantai
- Spot-spot foto unik dan mural 3D
Selain itu, petugas keamanan dan kebersihan juga aktif menjaga kenyamanan wisatawan yang datang.
7. Jembatan Kaca Ngalam, Spot Wajib untuk Foto Estetik
Salah satu daya tarik utama Kampung Jodipan adalah Jembatan Kaca Ngalam yang menghubungkan Jodipan dan Kampung Tridi.
Jembatan ini memiliki panjang 25 meter dan tinggi 8 meter, serta dapat menahan beban hingga 250 kg – aman buat wisatawan.
Jembatan ini menjadi spot foto favorit karena memberikan panorama sempurna dari atas kampung warna-warni yang menyegarkan mata.
Background foto kamu bakal makin keren kalau diambil dari sudut jembatan ini!
Kampung Tridi, Tetangga Unik yang Wajib Disinggahi
Setelah puas menjelajahi Kampung Jodipan, jangan lupa mampir ke Kampung Tridi di seberangnya.
Di sini, kamu bisa menemukan lukisan 3D, mural interaktif, dan lebih banyak sudut cantik untuk dijelajahi.
Dua kampung ini ibarat satu paket wisata warna-warni yang seru dan edukatif. Cocok untuk liburan keluarga, jalan-jalan bareng teman, atau konten sosial media kamu!
Kampung Warna-Warni Jodipan bukan hanya soal keindahan visual, tapi juga contoh sukses kolaborasi antara mahasiswa, warga, dan dunia usaha dalam menciptakan ruang publik yang membanggakan.
Kampung ini mengajarkan kita bahwa perubahan bisa dimulai dari ide kecil, asal dilakukan dengan niat baik dan gotong royong.
Kalau kamu lagi di Malang, wajib banget mampir ke sini buat ngisi feed Instagram dan hati yang butuh warna!







